Fashion - News

My Exquisite Lady

My Exquisite Lady  Grazia
Mini dan mini, dua ukuran panjang gaun-gaun Dior musim ini.

Dua tahun lalu, John Galliano menampilkan koleksi Christian Dior Couture dengan suntikan elemen lukis, terinspirasi ilustrator yang telah bekerja sangat lama di Dior, René Gruau. Karya terakhir Galliano untuk Dior saat itu menerima respons sangat positif, baik dari kritikus maupun dari para pelanggan setia lini adibusana Dior.
    Di panggung Paris Fashion Week kemarin (01/03), Raf Simons juga membuat koleksi yang terinspirasi seni lukis untuk koleksi siap pakai Dior Fall/Winter 20132014 dari sudut pandang berbeda total, namun sama mengesankannya.
    Christian Dior, sang pendiri, pernah bekerja sebagai kurator galeri yang  menampilkan karya dari pelukis sekelas Salvador Dali. Ini juga yang memengaruhi Monsieur Dior dan para penerusnya untuk membuat koleksi yang sarat nuansa estetis.
    Dengan ide aliran surealis dan pop-art, Raf Simons menyajikan gaun bergambar ala lukisan cat minyak, busana hitam-putih aksen houndstooth yang tidak biasa, serta tas legenda Lady Dior bergambar sepatu dan wedges dengan lengkung di bagian belakang.
    Raf Simons kembali menyajikan show yang memukau. Deretan koleksi adaptasi bentuk busana era 20-an dan 50-an kali ini tentu saja akan berharga mahal. Namun pengaruhnya akan sangat terasa beberapa bulan ke depan.
    Lihat saja; desainer lain, retail high-street dan penjahit lepas bakal mengadaptasi konsep dan bentuk koleksi yang digelar siang itu.

ANUNG KAMASWARA
FOTO: SIPA PRESS

My Exquisite Lady  Grazia
My Exquisite Lady  Grazia
My Exquisite Lady  Grazia
My Exquisite Lady  Grazia


COMMENT
Name :  
Email :  
Comment :



200 karakter tersedia

 
Dengan meng-klik tombol “Submit” berarti anda telah menyetujui Privacy Policy & Disclaimer kami.