Fashion | News

Story by Tenik Hartono

Coats! Max Mara Seoul 2017, Sang Pemikat Mata dan Hati

Menyuguhkan 60 tahun sejarahnya di dalam desain rumah mode Max Mara

Bayangkan ketika 300 coat indah dengan desain memikat terpapar dengan indah di depan mata... Rasanya ingin sekali mencobai dan memilikinya. Apalagi bila coat alias mantel  penghangat  tubuh di kala cuaca dingin tersebut adalah keluaran MAX MARA, rumah mode Italia yang coat produksinya menjadi best seller dan idaman setiap perempuan gaya.   
 
Sebanyak lebih dari 300 coat dipamerkan sebagai sebuah eksibisi 360 derajat di Seoul pada akhir November hingga 12 Desember 2017 lalu.  "Coats! Max Mara Seoul 2017" menyuguhkan 60 tahun sejarahnya di dalam desain rumah mode Max Mara dalam tujuh "kamar" Wunderkammers atau kamar yang bikin penasaran,  yang masing-masing bertema, menggambarkan setiap dekade dengan dipenuhi  mantel sesuai era karya, memorabilia dan fitur interaktif. Sangat mengesankan dan mengundang sensasi rasa ingin tahu!
 
Meja kerja dan sketsa Achille Maramoti, sang pencipta coat Max Mara menggetarkan emosi pengunjung di kamar pertama, "The Founder".  Wanita cantik inilah yang berhasil meletakkan dasar keindahan mantel dengan detail desain selain fungsi utama sebagai baju luar penghangat tubuh pada tahun 1950an. Di kamar kedua "The Creative Studio" dipaparkan proses kreatif yang lebih kompleks setelah pada tahun 1960an dunia juga makin mengenal tren mode yang lebih canggih berkat adanya bentuk komunikasi baru: adanya televisi, film dan bioskop, dan majalah fashion yang semakin semarak.
 
Era tahun 70-an tergambar seru penuh warna-warna pada ruang "Colorama", saat Max Mara memproduksi coat merah, hijau, kuning, biru dan warna-warna terang lainnya, di samping warna klasik hitam dan cokelat camel. Kamar ke empat merepresentasikan "The Icon", kisah sukses terciptanya coat berkode 101801 pada era 1980. Beragam ukuran coat itu dalam warna camel -cokelat muda seperti onta- dipamerkan dalam format unik dalam gantungan pakaian hidrolik. Sementara era 1990 diwakili dalam langgam cerita bagaimana coat Max Mara muncul dalam pemberitaan, sampul majalah, film, video iklan dan musik dan panggung mode serta dunia hiburan. Ketika imaji menjadi sangat penting untuk mewartakan sang mantel. Dikenakan oleh para supermodel Linda Evangelista, Christy Turlington, Caroline Murphy dan banyak lagi, serta ditangkap oleh lensa Richard Avedon , Steven Meisel dan fotografer terkemuka lainnya. Nama ruang "The Set" sangatlah cocok.
 
Kamar berikutnya, "The Max Mara Women" mengisahkan coat Max Mara yang telah semakin mengglobal di dekade milenium 2000 dan kontribusi Max Mara pada pencapaian seni desain fashion dunia. Kamar terakhir, "The Fashion Show"  sangat unik karena berupa panggung fashion show dengan beberapa boneka manekin seolah berjalan bersama dalam sebuah peragaan busana. Tentu saja memakai coat!  
 
Di kamar terakhir ini pula dipamerkan sebuah coat yang khusus didesain untuk pameran di Seoul  ini  -sebuah coat camel terbuat dari material khusus dengan lining berwarna tembaga, yang terinspirasi dari Yughee, perangkat makan yang digunakan oleh keluarga bangsawan dan umumnya diwariskan dari generasi ke generasi. 
  
Dalam pembukaan pameran Coats! Max Mara di gedung indah Dongdaemun Design Plaza ini, hadir Direktur Kreatif Max Mara yang khusus mengantar para jurnalis mode dari berbagai negara mengelilingi dan menikmati pameran. K-Pop star seperti Yoona, juga selebriti Sunmi, Son Na Eun, Irene Kim dan Yoyo Cao.